Indonesia Ecofest 2020 gairahkan ekowisata di tanah air pascapandemi

Indonesia Ecofest 2020 gairahkan ekowisata di tanah air pascapandemi

Jakarta (ANTARA) – Festival Online Indonesia Ecofest (Indonesia Ecofest) yang berlangsung pada 26 November 2020 diharapkan dapat memacu ekowisata di tanah air pasca COVID-19.

Perwakilan Produk dan Acara Pariwisata, Rizki Handayani, pada pembukaan Indonesia Ecofest, Kamis, berharap pemangku kepentingan terkait dapat memanfaatkan acara ini untuk memasarkan paket ekowisata terbaru yang sesuai dengan pasar yang dibidik, terutama para milenial petualang. dan wisata alam yang menantang.

Baca juga: Kemenparekraf sosialisasikan penerapan protokol kesehatan CHSE kepada ekspatriat India

Indonesia memiliki jutaan potensi ekowisata yang harus diketahui masyarakat. Melalui Indonesia Ecofest 2020, kami berharap semakin banyak wisatawan yang melakukan kegiatan ekowisata. “Diharapkan secara bertahap akan memutar roda perekonomian Indonesia,” kata Rizki Handayani.

Ekowisata diharapkan menjadi trend pasca pandemi karena dinilai lebih solutif dalam mendorong terciptanya pariwisata berkelanjutan yang memperhatikan aspek perlindungan lingkungan, keanekaragaman budaya, dan kebebasan ekonomi masyarakat setempat.

Acara yang diawali oleh Kiad Creative Media bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini digelar dan dihadiri oleh 51 peserta dari beberapa daerah yang terdiri dari Pengelola Desa Wisata, Destinasi Ekowisata, Sarana Ekowisata, Taman Nasional Penunjang, dan Taman Wisata Alam dari berbagai daerah. di Indonesia. .

Baca juga: Kemenparekraf Revitalisasi Destinasi Wisata di Bali

Dalam acara ini, kita bisa melihat bagaimana implementasi konsep ekowisata dan penguatan kemampuan pengusaha pariwisata dan pemangku kepentingan terkait untuk mempercepat peningkatan pariwisata berkelanjutan yang dibahas dalam Festival Online Ekowisata Indonesia (Indonesia Ecofest), ujarnya.

Sejumlah event dikemas secara online melalui pendaftaran https://indonesiaecofest.com/. Pengunjung dapat menonton acara bincang-bincang, lokakarya, tur virtual, dan pameran virtual gratis dari sejumlah tujuan.

Para pebisnis juga bisa bekerja sama di mana saja yaitu bertemu dengan penjual dan pembeli untuk berjualan destinasi yang akan dilaksanakan selama 1 hari pada 27 November 2020.

Baca:  Sydney melarang pertemuan besar saat malam Tahun Baru

Baca juga: Promosi Pariwisata Northland Melalui Kompetisi Video Sinematik Diapresiasi

Harapannya, Indonesia Ecofest dapat menjadi ajang promosi yang positif bagi destinasi ekowisata dan pendukungnya. Ini juga awal yang baik untuk penyelenggaraan ecofest online dan offline kedepannya, ujar Dyan Syah, Director Kiad Creative Media selaku penyelenggara acara.

Dyan berharap acara tersebut dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di destinasi ekowisata yang lesu akibat wabah tersebut.

Paling tidak, meski jumlah wisatawannya tidak sebanyak dalam keadaan normal, kualitas mereka yang menikmati kegiatan ekowisata bisa meningkat. Ini juga secara langsung meningkatkan pendapatan ekonomi penduduk lokal.