Kemenparekraf buka pendaftaran Kompetisi Pitch Startup Nasional HighPitch 2020

Kemenparekraf buka pendaftaran Kompetisi Pitch Startup Nasional HighPitch 2020

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerjasama dengan UMG Idealab dan ALTIRA membuka pendaftaran National HighPitch 2020 Startup Pitch Competition dalam upaya menghubungkan perusahaan modal ventura (VC) dengan pelaku ekosistem startup di Indonesia.

Direktur Akses Keuangan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Baparekraf Hanifah Makarim dalam keterangannya di Jakarta, Kamis menjelaskan, meski wabah terus berlanjut, ternyata masyarakat masih bisa berkarya secara kreatif dalam upaya meningkatkan perekonomian.

Di saat pandemi seperti sekarang, bukan berarti kita hanya diam. Perekonomian masih harus bergerak, salah satunya melalui tingginya aktivitas yang kami lakukan secara online, untuk menyatukan perusahaan rintisan dan sumber modal, kata Hanifah.

Baca juga: Kemenparekraf ajak masyarakat belajar fotografi dan desain

Dijelaskannya, kompetisi selancar online saat ini menerima pendaftaran bagi seluruh pemula dan UKM Indonesia yang berpotensi tinggi untuk berkembang dan berdampak positif bagi konsumen, pelanggan, konsumen, dan industri secara keseluruhan.

Pengusaha startup yang berbasis di Indonesia didorong untuk mendaftarkan perusahaan startup mereka di situs web High Pitch, dan untuk memenuhi syarat, mereka harus menerapkan sistem atau teknologi dalam model bisnis mereka dan bergerak di salah satu dari 25 sektor industri sesuai kriteria, katanya.

Sementara itu, Founder UMG IdeaLab, Kiwi Aliwarga menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan ajang yang saling menguntungkan yang akan semakin memperkuat jaringan VC dan startup dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai salah satu penghubung utama industri.

Sebagai salah satu perusahaan modal ventura yang aktif di Indonesia, UMG IdeaLab mencermati perkembangan dan interaksi awal dengan investor seperti VC saat kita menghadapi wabah. Kami merasa terhormat telah diundang oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan ini adalah cara kami berkontribusi kembali kepada masyarakat, kata Kiwi.

Baca:  Keindahan wisata Pantai Pengasin Tanjung Putus Pesawaran Lampung

Baca juga: Gerakan CAN jadi andalan menghidupkan kembali pariwisata di Bogor

Ia berharap ajang ini dapat menjadi batu loncatan bagi pemula Indonesia untuk bangkit kembali di tahun 2021.

Pendiri dan CEO ALTIRA Adriani Onie, sementara itu, mengatakan bahwa di tengah masa-masa sulit ini, dia yakin COVID-19 telah mengajarkan dan mendorong para pendiri perusahaan untuk lebih memikirkan ketahanan dan keberlanjutan bisnis mereka, serta menyeimbangkannya dengan pertumbuhan. .

Start up kini menghadapi betapa sulitnya situasi dan keterpurukan ekonomi dan ini akan melahirkan inovasi-inovasi terbaik dimana perusahaan yang mampu bertahan akan tampil sebagai pemimpin di bidangnya, ujarnya.

Adriani mengatakan HighPitch sejalan dengan misi ALTIRA untuk membantu mendemokrasikan modal wirausaha dan mempercepat tahap awal investasi di Indonesia.

Kami merasa terhormat dipercaya mendukung HighPitch 2020, katanya.

Baca juga: Kemenparekraf dorong generasi milenial untuk terus produktif dengan selamat di tengah wabah penyakit

Turut mendukung program kompetisi ini sebagai partner adalah Amazon Web Services, Compasslist, GK-Plug and Play, Shinhan Futures Lab Indonesia, dan Asosiasi Modal Bisnis Indonesia untuk Startups (Amvesindo).

Pendaftaran Kompetisi Preliminary Online Pitch 2020 dapat dilakukan langsung melalui website (https://highpitch.id/). Batas waktu pendaftaran dimulai pada Senin 19 Oktober dan ditutup pada Selasa, 3 November 2020.