Kemenparekraf dorong milenial tetap produktif dengan aman di tengah pandemi

Kemenparekraf dorong milenial tetap produktif dengan aman di tengah pandemi

Jakarta (ANTARA) – Badan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf / Baparekraf) mendorong generasi milenial untuk terus produktif dengan aman di tengah epidemi COVID-19 sehingga mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa Indonesia.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, saat menghadiri seminar online tentang Persekutuan Gereja di Indonesia (PGI) dalam konteks HUT ke-70 PGI dengan tema "Milenium dan Kreativitas di Pusat Pandemi" ", Jakarta (Jakarta 7/17/2020) mengatakan bahwa anak muda memiliki peran penting dalam membantu pembangunan bangsa Indonesia sekarang dan di masa depan.

Baca juga: Kemenparekraf mendorong UKM untuk memasarkan produk mereka melalui platform digital

"Sebagai anak muda, kami sangat fasih dalam menggunakan teknologi, mudah beradaptasi, kaya akan kreativitas, ide dan inovasi. Jadi peran aktif anak muda dalam memajukan Indonesia sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadapi epidemi," kata Angela.

Efek dari Pandemi Covid 19 memang luar biasa, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Dunia, yang dirasakan oleh hampir semua sektor termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif. Sangat mungkin bahwa dalam situasi ini, generasi milenial akan dipengaruhi oleh COVID-19. Banyak milenium juga dapat mengalami PHK, penurunan pendapatan, atau bahkan kerugian bisnis.

Baca juga: Kemenparekraf mendorong UMKM untuk mengambil keuntungan dari program Bantuan Insentif Pemerintah

Untuk mendorong kaum muda agar terus produktif, Kemenparekraf / Baparekraf memiliki beberapa program yang dapat digunakan hingga milenium, termasuk meningkatkan kapasitas bisnis melalui seminar online, memfasilitasi akses ke permodalan, memfasilitasi pendaftaran bisnis, memfasilitasi kekayaan intelektual, dan sebagainya.

"Selain itu, ada juga program yang ingin saya sampaikan lebih rinci, yaitu Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) yang merupakan tambahan penyediaan modal kerja atau investasi dalam meningkatkan kapasitas bisnis atau produksi pelaku paragraf. Dana BIP ini dapat digunakan untuk membeli bahan baku, bahan produksi, peralatan produksi, pembelian produksi, dan pembayaran layanan kepada pihak ketiga, "kata Angela.

Baca:  Kemasan "Reklame" jadi kunci sukses promosi di tengah pandemi

Baca juga: Kampanye #BanggaBuatanIndonesia mendorong peningkatan permintaan akan produk lokal

Wakil Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Angela menambahkan bahwa generasi milenial juga dapat mengambil bagian dalam salah satu gerakan nasional, Proudly Made in Indonesia, yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi. Program ini bertujuan untuk mendorong produktivitas UMKM dengan aman, cepat dan luas. Jadi, nantinya bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Indonesia. "Cara untuk melakukan ini adalah untuk mendorong UKM yang sebelumnya offline ke online, dan pada saat yang sama menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan untuk produk-produk Indonesia," kata Angela.

Hari ini seluruh dunia menghadapi tantangan yang sama. "Tetapi saya percaya bahwa Indonesia memiliki satu keuntungan: populasi muda yang besar, kuat, sehat dan produktif yang dapat produktif dengan aman di masa-masa sulit ini. Jadi, untuk masa depan Indonesia, kaum muda harus secara sadar memainkan peran aktif dalam kesehatan Masyarakat dan ekonomi Indonesia. Karena, anak muda adalah modal bagi masyarakat Indonesia untuk maju, "kata Angela.