Kemenparekraf dorong munculnya desainer andal di Indonesia

Kemenparekraf dorong munculnya desainer andal di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf / Baparekraf) meluncurkan Project Design book: Procurement Policies & Management of Design Services di Indonesia dalam upaya meningkatkan efisiensi sekaligus mendorong pertumbuhan. adalah seorang desainer handal di Indonesia.

Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf / Baparekraf, Wawan Russiawan di Jakarta, Minggu menjelaskan buku ini diharapkan dapat bermanfaat, khususnya bagi kaum muda yang sedang belajar tentang desain.

Buku ini disusun selama hampir dua tahun dan melibatkan enam asosiasi yaitu ADGI (Asosiasi Desainer Grafis Indonesia), AIDIA (Himpunan Profesi Desain Komunikasi Visual Indonesia), ADPII (Asosiasi Desainer Produk Industri Indonesia), HDII (Asosiasi Desainer Interior Indonesia), HDMI (Asosiasi Desainer) Mebel Indonesia), dan IFC (Kamar Mode Indonesia). Diharapkan buku ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi regenerasi desainer dan industri desain di Indonesia, serta tentunya menginspirasi para desainer muda untuk terus berkarya, ujarnya.

Baca juga: Kemenparekraf bekerjasama dengan enam organisasi profesi menerbitkan Design Project Books

Ia bekerja dengan beberapa pihak antara lain Anggota Dewan ADPII Damang Sarumpaet, Kepala Divisi Sertifikasi HGII Quartanti Djojowijoto, dan perwakilan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP) Seno Haryo Wibowo.

Wawan Russiawan menjelaskan, desain merupakan bidang utama ekonomi kreatif yang mencatat pertumbuhan tinggi setiap tahunnya.

Desain interior mencatatkan pertumbuhan 6,1 persen, Desain Produk mencatatkan pertumbuhan 8,1 persen, sedangkan Desain Komunikasi Visual 5,9 persen. Angka tersebut melebihi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional sendiri yang sebesar 5,06 persen pada 2017.

Kemenparekraf sangat mendukung paguyuban desain ini untuk terus menggali potensi yang ada, dan kami berkewajiban untuk meningkatkan semangat mereka. Desainer perlu mendapatkan apresiasi yang dalam untuk profesi ini. Ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi kreatif ke depan, ucapnya.

Baca:  Kemenparekraf harap komitmen banyak pihak jalankan dana hibah Pariwisata

Ia berharap pihaknya bisa menjadi rujukan dan pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan.

Baca juga: Desainer Komunikasi Visual diundang untuk merancang model bisnis baru

Bahkan, dua buku berikutnya yakni Standar Harga Jasa Desain dan Standar Imbalan Desainer yang rencananya akan dirilis tahun depan diharapkan bisa memperkuat fondasi bagi perkembangan ekosistem desain Indonesia.

Muara, pada akhirnya bidang desain dapat meningkatkan kontribusinya terhadap Nilai Tambah Bruto / Produk Domestik Bruto Ekonomi Kreatif Indonesia, ujarnya.

Anggota Dewan ADPII Damang Sarumpaet menjelaskan, buku ini membuat para desainer Indonesia memiliki pedoman atau dasar atas kegiatan desain yang sama. Sehingga kita memiliki jalan yang benar untuk memperjuangkan profesi kita masing-masing.

Menghargai desain bukan hanya produknya, ada proses yang harus diikuti. Harapannya, keluaran tersebut memiliki nilai dan dapat diterima oleh pelanggan dan pemirsa. “Hal ini diharapkan dapat memberikan apresiasi yang tinggi kepada para desainer dan hasil karyanya serta menjalin komunikasi yang baik dan erat antara desainer dan pelanggan,” ujarnya.

Baca juga: Kemenparekraf merumuskan strategi pemasaran bisnis wisata selam saat wabah

Buku proyek desain ini adalah yang pertama dari rangkaian tiga buku yang saat ini disusun dan diterbitkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Baparekraf yang berjumlah sembilan bab pembahasan.

Ketiganya merupakan topik utama yaitu pemahaman tentang desain, proyek desain, dan asosiasi desain di Indonesia.

Ada juga pembahasan tambahan seperti jenis pengadaan proyek desain, mengenal pekerjaan, membuat pembiayaan, memilih perencana yang tepat dan terakhir ada pembahasan aspek hukum dan etika profesi desain di Indonesia. Buku ini dapat diunduh secara gratis dari file virtual di website www.kemenparekraf.go.id.