Menparekraf dorong pengembangan ekonomi kreatif di sekitar kawasan Danau Toba

Menparekraf dorong pengembangan ekonomi kreatif di sekitar kawasan Danau Toba

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio berkomitmen untuk meningkatkan potensi wisata di Danau Toba, Sumatera Utara, dengan mendorong pengembangan ekonomi kreatif di sekitarnya melalui pusat-pusat kreatif.

Creative hub merupakan wadah para pelaku kreatif lokal di Destinasi Wisata Prioritas Super untuk memaksimalkan potensi masyarakat, melalui kegiatan seperti workshop, pameran, acara kreatif mingguan, dll, ”ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Seniman dan pekerja kreatif di Danau Toba yang memamerkan & # 39; semangat pertunjukan online & # 39;

Wishnutama mengatakan creative hub ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kesejahteraan para pelaku industri kreatif di sekitar Danau Toba seperti pengrajin souvenir, seniman, pengusaha kuliner, dan fotografer.

Selain itu, creative hub ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk datang ke Danau Toba.

“Pariwisata harus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, tidak hanya menjadi khalayak,” ujarnya.

Selain itu, Wishnutama juga mengapresiasi penetapan Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark pada Sidang ke-20 Dewan Eksekutif UNESCO.

Baca juga: Kemenparekraf fokus memobilisasi wisatawan domestik untuk langkah awal pemulihan pariwisata

Tekad ini, tambah Wishnutama, membuktikan Danau Toba bisa menjadi destinasi wisata kelas dunia.

“Danau Toba juga sudah ditetapkan sebagai salah satu dari lima besar destinasi wisata. Presiden sudah berkali-kali mengunjungi Danau Toba untuk memastikan pembangunan di kawasan Danau Toba bisa berjalan lancar sehingga mendukung kegiatan pariwisata,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan berpesan kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah daerah sekitar Danau Toba untuk menjaga fasilitas penunjang pariwisata di sekitar Danau Toba.

Baca juga: Penggerak wisata pegunungan di Tanah Air harus lebih kompeten menghadapi yang baru

Baca:  Tujuh sumur tua di Bekasi ditetapkan menjadi cagar budaya

Ia pun meminta warga dan pemerintah daerah untuk menjaga kebersihan di sekitar Danau Toba.

“Kalau wisatawan melihat daerah itu bersih, kalau dirawat orang-orang akan datang. Kalau tidak diurus orang tidak akan datang,” kata Luhut.