Wisatawan ke Pulau Karimunjawa diwajibkan rapid test antigen

Wisatawan ke Pulau Karimunjawa diwajibkan rapid test antigen

Jepara (ANTARA) – Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Karimunjawa, Kabupaten Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kini diharuskan menjalani tes antigen cepat untuk memastikan mereka yang berkunjung sehat dan bebas dari Coronavirus atau COVID-19 baru.

“Sebelumnya ini hanya quick test biasa, sekarang wajib menggunakan tes antigen cepat yang hasilnya dinilai lebih akurat dalam mendeteksi ada tidaknya penyakit,” kata Kepala Dinas Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara Suroto di Jepara, Jumat.

Baca juga: Berikut 11 lokasi di Jawa Tengah yang jadi titik operasi uji keadilan dan antigen
Baca juga: Ada Wisata Eksplorasi Mangrove di Demak

Ia mengungkapkan, tes antigen puasa wajib hanya berlaku untuk wisatawan, sedangkan warga Karimunjawa juga bisa mengikuti tes antigen puasa secara gratis.

Untuk mencegah penyebaran COVID-19, penumpang yang hendak menyeberang ke Karimunjawa alih-alih KTP setempat diminta untuk membawa surat COVID-19 gratis atau menjalani rapid antigen testing.

Jumlah penumpang yang akan berangkat ke Karimunjawa hari ini (25/12) dengan Bahari Express sebanyak 248 penumpang. Beberapa penumpang adalah turis.

Baca juga: Tur Sepeda untuk Wisatawan Borobudur

Objek wisata Karimunjawa sendiri akan ditutup mulai 17 Maret 2020 karena kekhawatiran akan penyebaran kasus COVID-19. Namun, setelah dipastikan bahwa protokol kesehatan dapat diterapkan oleh masyarakat di Karimunjawa, protokol ini dibuka untuk wisatawan umum sejak 16 Oktober 2020.

Alasan dibukanya objek wisata ini karena masyarakat setempat menyatakan siap dan telah melakukan simulasi awal serta memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Meski wisatawan telah menunggu surat gratis COVID-19, namun wisatawan diminta untuk mematuhi protokol kesehatan selama berada di Karimunjawa karena selama ini masyarakat Karimunjawa di Kabupaten Karimunjawa sudah cukup disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baca:  Taman Safari Bogor "sulap" 2.020 botol bekas jadi pohon natal